Konferensi tahunan pertama di iwate
Di Jepang sini yang berperan aktif mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru adalah masyarakat yang tergabung dalam suatu kelompok ilmu kebidangan tertentu. Dan mereka akan mengadakan pertemuan ilmiah minimal setahun sekali untuk mempresentasikan hasil riset terbarunya dalam pertemuan tersebut.
Di sini saya tergabung dalam masyarakat ilmiah yang namanya: Japanese society of environmental control in biology yang cakupan isinya luas seperti (dalam bahasa inggris-nya) :Plant Factory, Agricultural Environment Control, Bio-Production under Controlled Environment, Nursery-plant Production System, Bioinformatics, Measurement Techniques and System Control, Remote Sensing and Image Recognition, Agricultural Robotics and Mechatoronics, Hydroponics and Growth Promotion, Post-harvest Biology and Technology, Green Amenity, Precision Agriculture, Plant Water Relationships, Environmental Stress Physiology, Micro-propagation and Plant Tissue Culture, Closed Ecological Life Support System, Plant Breeding and Biogenetics, Modeling & Its Application in Bio-systems, Phyto-remediation Technology etc.
Dalam bidang yang cukup luas tersebut biasanya tertuang dalam majalah ilmiah atau journal atau proseeding hasil pertemuan ilmiah tahunannya. Untuk pertama kali saya mengikuti pertemuan ilmiah tahunan yang namanya : joint meeting on environmental engineering in agriculture 2003 September 8-11 2003 di iwate daigaku, morioka. Pertemuan ini tidak hanya dilakukan oleh society saya diatas tapi juga oleh beberapa society lainnya : The Society of Agricultural Meteorology of Japan, Japanese Society of Environment Control in Biology, Japanese Society of High Technology in Agriculture, the Society of Eco-Engineering and Japanese Society of Agricultural Informatics .
Topik saya kali ini adalah tentang : Effects of Deep Seawater on Physiological Processes in Tomato Hydroponics III. Effect on Leaf Gas Exchange. Alhamdulillah semuanya lancar dan dilanjutkan perjalanan ke Aomori untuk kunjungan ke institute of environmental science (IES, Japan) yang mengembangkan tanaman untuk produksi dan menyuplai kebutuhan para calon astronout Jepang . Perjalanan ini bagus dan mengesankan sekali buat saya. Nanti akan saya ceritakan lebih detil.